Senin, 13 Agustus 2012

Trik Sederhana Buat Ngedrift

Trik Sederhana Buat Ngedrift

 
img


Jakarta - Ngesot di tikungan bukanlah perkara yang mudah. Hal ini membutuhkan latihan yang lama dan ketekunan. Dan tidak dipungkiri instinglah yang menjadi peran utama, dalam melakukan manuver tajam tanpa mengurangi kecepatan.

Dan kali ini pebalap nasional Rifat Sungkar mencoba berbagai teknik sederhana, untuk bisa melakukan drifting yang aman.

"Untuk bisa melakukan drifting sebenarnya banyak sekali tekniknya. tapi ada teknik dasar yang harus dimiliki oleh setiap drifter," ucap Koordinator Komisi Drift Ikatan Motor Indonesia Rifat Sungkar di Jakarta.

Ada berbagai teknik dasar yang harus dipahami oleh para pecinta mobil ngesot. Dan kali ini Rifat pun mencoba memberikan beberapa teknik dasar sebelum ngedrift.

1. Kenalilah track atau lintasan terlebih dahulu.

Hal pertama yang harus benar-benar dipahami oleh setiap drifter sebelum melintas, pahami terlebih dahulu medan atau lintasan. Karena bila para drifter telah memahami lintasan, maka para pembalap ini bisa mengambil keputusan yang tepat.

2. Gunakanlah mobil penggerak belakang

Mobil merupakan Hal terpenting yang patut diperhatikan, yaitu dengan memilih kendaraan yang menggunakan roda penggerak belakang. Soalnya bila menggunakan roda penggerak belakang, kendaraan akan membuat angle yang lebih besar karen terdorong dengan roda belakang.

3. Gunakan rem belakang

Teknik paling mendasar untuk bisa melakukan drift itu bisa menggunakan rem tangan. Caranya, begitu mobil akan memasuki tangan, langsung rem mobil dengan menggunakan rem tangan (e-brake).

4. Power Side

Teknik kedua mendasar untuk bisa melakukan drift dan melewati halang rintang, yaitu dengan memanfaatkan berat bobot kendaraan. Secara otomatis para drifter harus bisa mengetahui bobot kendaraan dan bisa memperkirakan seberapa dalam rem yang dibutuhkan untuk bisa meng-ngepotkan kendaraan mereka.

5. Perhatikan faktor keselamatan

Faktor keselamatan menjadi faktor utama dalam Ng-Drift. Yaitu dengan mempersiapkan kendaraan dalam keadaan prima tentunya, terutama dalam faktor rem.

Selain itu faktor helm, baju balap, bangku, seatbelt juga menjadi hal penting yang tidak boleh dilupakan.

Akan tetapi semua ini harus dipastikan dilakukan didalam lintasan balap, bukan di jalanan umum.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews